Pages

Rabu, 01 Desember 2010

INDAHNYA BAHASA INDONESIA KITA

INDAHNYA BAHASA INDONESIA (jika dibandingin Malaysia…)
Semoga bermanfaat dan menjadi kita lebih Cinta Bahasa Kita,

HIDUP Bahasa INDONESIA !!!

INDONESIA : Kementerian Hukum dan HAM
MALAYSIA : Kementerian Tuduh Menuduh

INDONESIA : Kementerian Agama
MALAYSIA : Kementerian Tak Berdosa ... ( oh please... )

INDONESIA : Angkatan Darat
MALAYSIA : Laskar Hentak-Hentak Bumi

INDONESIA : Angkatan Udara
MALAYSIA : Laskar Angin-Angin ( Kaya sandiwara Brama kumbara )

INDONESIA : 'Pasukaaan bubar jalan !!!'
MALAYSIA : 'Pasukaaan cerai berai !!!'......(Oh my Good )

INDONESIA : Merayap
MALAYSIA : Bersetubuh dengan bumi ( Ga gila dwoong..)

INDONESIA : rumah sakit bersalin
MALAYSIA : hospital korban lelaki ( bener juga sih....)Ha........ha......
..

INDONESIA : telepon selular
MALAYSIA : talipon bimbit

INDONESIA : Pasukan terjung payung
MALAYSIA : Aska begayut

INDONESIA : belok kiri, belok kanan
MALAYSIA : pusing kiri, pusing kanan ( Migrant..kaleee )

INDONESIA : Departemen Pertanian
MALAYSIA : Departemen Cucuk Tanam ( yuu marie….)

INDONESIA : 6.30 = jam setengah tujuh
MALAYSIA : 6.30 = jam enam setengah

INDONESIA : gratis bicara 30menit
MALAYSIA : percuma berbual 30minit

INDONESIA : tidak bisa
MALAYSIA : tak boleh

INDONESIA : WC
MALAYSIA : tandas

INDONESIA : Satpam/sekuriti
MALAYSIA : Penunggu Maling

INDONESIA : Aduk
MALAYSIA : Kacau

INDONESIA : Di aduk hingga merata
MALAYSIA : kacaukan tuk
datar

INDONESIA : 7 putaran
MALAYSIA : 7 pusingan

INDONESIA : Imut-imut
MALAYSIA : Comel benar (baah..)

INDONESIA : pejabat negara
MALAYSIA : kaki tangan Negara

INDONESIA :bertengkar
MALAYSIA : bertumbuk

INDONESIA : pemerkosaan
MALAYSIA : perogolan

INDONESIA : Pencopet
MALAYSIA : Penyeluk Saku

INDONESIA : joystick
MALAYSIA : batang senang (....)

INDONESIA : Tidur siang
MALAYSIA : Petang telentang (telentang ????.....:-)

INDONESIA : Air Hangat
MALAYSIA : Air Suam

INDONESIA : Terasi
MALAYSIA : Belacan (hm...sama dg bahasa melayu ptk)

INDONESIA : Pengacara
MALAYSIA : Penguam

INDONESIA : Sepatu
MALAYSIA : Kasut (temennya
kasur)

INDONESIA : Ban
MALAYSIA : Tayar (Tonjok….kalo bahasa Jatim)

INDONESIA : remote
MALAYSIA : kawalan jauh (maksudnya???)

INDONESIA : kulkas
MALAYSIA : peti sejuk (weleh)

INDONESIA : chatting
MALAYSIA : bilik berbual

INDONESIA : rusak
MALAYSIA : tak sihat

INDONESIA : keliling kota
MALAYSIA : pusing pusing ke bandar (Ya emang kalo
sering main ke Bandar..jadinya pusing terus)

INDONESIA : Tank
MALAYSIA : Kereta kebal (suntik kale..)

INDONESIA : Kedatangan
MALAYSIA : ketibaan

INDONESIA : bersenang-senang
MALAYSIA : berseronok (Kena RUU pornografi l…lho)

INDONESIA : bioskop
MALAYSIA : panggung wayang ........(ahhahhahah. ....)

INDONESIA : rumah sakit jiwa
MALAYSIA : gubuk gila ……..(Gubug Derita …kaleee)

INDONESIA : dokter ahli jiwa
MALAYSIA : Dokter gila
(yg gila jd sapa....hehehe...)

INDONESIA : narkoba
MALAYSIA : dadah (?????)

INDONESIA : pintu darurat
MALAYSIA : Pintu kecemasan (Pintu Gelisah ….)

INDONESIA : hantu Pocong
MALAYSIA : hantu Bungkus ( pesen 1, satu bang…)

INDONESIA : Kipas Angin
MALAYSIA : Mesin Tiup (hehe....)

Lihat Ini dan Kamu Akan Tahu Apa Itu Bersyukur

Dalam keseharain tanpa kita sadari, sering terbesit dalam pikiran kita merasa kurang puas dengan keadaan kita saat ini, mungkin kita merasa kecewa karena apa yang kita harapkan belum sesuai dengan kenyataan yang kita terima. Kadang kala ketidakpuasan kita dengan keadaan dan kehidupan kita sekarang seringkali menjadikan kita merasa kurang bergairah dan tidak bersemangat, lesu dalam bekerja dan berkatifitas, bahkan yang paling parah bila kita mengingkari rahmat kasih sayang Allah SWT dan berburuk sangka pada-Nya. Sungguh kita termasuk orang-orang yang tidak pandai bersyukur

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak 
kecil ini menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan 
memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak 
kecil ini menurut  orang kebanyakan memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan 
memiliki kekurangan

Berikut ini ada beberapa foto potret salah satu dari manusia seperti kita juga namun masih begitu kecil bila dibandingkan dengan kita, maksud saya hanya satu ‘tidakkah kita tergerak dan terbuka hati kita untuk bersyukur dan mencoba menerima kondisi apapun yang kita terima saat ini
Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”.
Bila kita perhatikan foto-foto polos anak ini yang oleh Allah diberi agak berbeda dengan apa yang kita miliki yang orang umum mengatakan bahwa dia cacat, namun cobalah perhatikan adakah guratan rasa minder dan kecewa pada dirinya dengan keadaannya? dengan keterbatasan yang ia miliki tidak menjadikan sedikitpun kendala untuk dirinya melakukan apa yang kemungkinan sebagian orang katakan tidak pantas orang seperti dia lakukan.

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak 
kecil ini menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan 
memiliki kekurangan

Sering bukan kita mencari suatu alasan untuk tidak melakukan sesuatu atau menghindarinya mungkin karena malas atau karena kita tidak pantas lakukan atau bahkan karena kita merasa tidak memiliki sesuatu hal tertentu untuk melakukannya

Sungguh ceria raut
  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan  
memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan 
memiliki kekurangan
Lalu mengapa kini kita merasa susah?
Mengapa kini kita merasa terbebani dengan kesulitan yang kita hadapi?
Mengapa kita terpuruk di dalam usaha?
Mengapa kita merasa kehilangan kesempatan dan peluang?
Mengapa kita merasa krisis keuangan?
Mengapa kita merasa terjepit dan tertimpa musibah dan kehancuran hidup?
Mengapa kita merasa menjadi koraban?
Mengapa kita merasa sesak nafas seolah semangat dan gairah hidup timbul tenggelam?

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini 
menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan
memiliki kekurangan
Lalu, pantaskah kita merasa demikian?
Mana senyummu?
Mana tawamu?
Mana sukacitamu?
Mana bahagiamu?
Mana syukurmu?
“Jika engkau bersyukur, maka akan kutambahkan (nikmat-Ku), dan jika engkau kufur (ingkar) sesungguhnya siksa-Ku amat pedih.”(Ibrahim :7).
Mari mulai sekarang kita gunakan energi dalam diri kita untuk mensyukuri apa yang telah kita miliki apapun keadaannya

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak 
kecil ini menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini 
menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini 
menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan

9 Pelukis Melukis di Satu Kanvas, Inikah Indonesia Kita

Jika biasanya kerja kreatif pelukis identik dengan individualistik, maka lukisan berjudul Batanghari Sembilan yang dibuat pada Selasa (23/11/2010) atau sehari setelah pembukaan Pameran bertajuk “Aura Musi” Karya Koleksi Pilihan Galeri Nasional Indonesia dan Perupa Sumatera Selatan, 22 – 27 November 2010, di Universitas IBA Palembang, memiliki keunikan tersendiri, yakni melukis bersama-sama di satu kanvas.


Batanghari 9 300x208 Wow! Ada Sembilan Pelukis Melukis di Satu Kanvas, Inikah Indonesia Kita?
Lukisan berjudul "Batanghari Sembilan" yang dilukis oleh sembilan pelukis di Sumsel, Suharno Manaf, Usa Kishmada, D’Maah, Amrul Hiban, Rahman R. Hambour, Rudi Maryanto, Indra Kesuma, Heru Andriansyah, dan Erwan Suryanegara. Lukisan menggunakan cat akrilik di kanvas ini dibuat pada Selasa, 23 November 2010, hanya dalam waktu satu jam.

9 pelukis menyatukan rasa dalam satu konsep. Imajinasi mereka berbuih seperti ikan-ikan yang bertelur di antara sekumpulan enceng gondok. Sungai-sungai mereka menjadi jemari yang lentik dan berdenyut. Sungai Komering, Lematang, Ogan, Lakitan, Batanghari Leko, Rawas, Sumanggus, menusuk-nusuk Sungai Musi menuju ke Sungsang. Menyentak pula ke Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, dan berenang melewati selat Sunda menuju ke Jambi, Lampung, dan Bengkulu. Lalu tangan mereka menyeberang ke Pagaralam, menghadap ke Gunung Dempo. Lalu menuju ke Pasemah 4000 tahun lalu. Garisnya naik turun menjadi segitiga. Inilah Kita, Indonesia, Alam, dan Tuhan.

“Lukisan apa ini?” kata saya.

“Lukisan berjudul Batanghari Sembilan, ini merupakan simbol dari keberagaman nusantara,” kata penggagas lukisan, Erwan Suryanegara.

“Apa yang menariknya dari lukisan ini?”

Erwan membawa matanya menangkap lukisan itu.

“Kerja kreatif perupa biasanya sangat individualistik dan sulit untuk digabungkan, namun setelah melihat hasilnya ternyata bisa dilakukan. Yah, menariknya karena dalam proses pembuatannya dikerjakan bersama-sama. Inilah yang unik dari lukisan itu.”

“Yang berwarna kuning di tengah-tengah lukisan itu, saya tahu, itu huruf ka-ga-nga!”

“Iya, itu huruf ka-ga-nga,” balas Erwan. “Huruf itulah yang mengikat perbedaan para pelukis Batanghari Sembilan menjadi satu. Arti tulisan itu adalah Aura Musi.”

Saya menganggukan kepala, namun sedikit menyindir dengan jawabannya. “Dari mana kalian bisa menulis huruf itu?”

“Suharno, salah satu pelukis,” kata Erwan dengan senyum. “Dia menemui Rapanie Igama (peneliti aksara ka-ga-nga) untuk menuliskan ‘Aura Musi’.”

Saya terdiam, namun hati saya terus bicara kalau lukisan itu menerjemahkan suatu perbedaan yang kuat dan khas, disatukan dalam sebuah kanvas, dan terikat dalam satu bahasa. Yah, mengingatkan tentang Bhineka Tunggal Ika. Sebuah semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk menyatukan sebuah keberagaman. Mengingkatkan tentang kebesaran kerajaan-kerajaan masa lalu, seperti Kerajaaan Sriwijaya dan Majapahit akan konsep pemerintahan yang kuat. Ditata dengan garis dan komposisi warna yang khas namun tidak melupakan estetika.

“Siapa-siapa pelukisnya ?” tanya saya kembali.

Erwan menghisap rokoknya yang banyak dihisap angin, kemudian berkata dengan sangat hati-hati, “Lukisan ini dibuat oleh sembilan pelukis Sumsel. Suharno Manaf, Usa Kishmada, D’Maah, Amrul Hiban, Rahman R. Hambour, Rudi Maryanto, Indra Kesuma, Heru Andriansyah, dan terakhir….Erwan Suryanegara.”

Erwan tertawa ngakak menyebut namanya sendiri. Saya pun ikut tertawa dengan tawa yang merah merona itu.

Padahal, walau tidak diceritakan, saya tahu, ada penandaan motif tumpal atau garis segitiga di sebelah kiri dan kanan di dalam lukisan itu dan saya yakin, sebelum bercerita, ada buah pikiran Erwan di sana.

***

Tahun 2010 lalu, sehabis penelitian ragam hias di Sumsel, Erwan pernah bercerita kepada saya bahwa dia menemukan sebuah motif tumpal yang muncul sekitar tahun 2000 SM, di sebuah Menhir di dusun Karang Dalam kabupaten Lahat, Sumsel.

“Ada kemungkinan, motif hias tumpal yang ada di situs Karang Dalam itu merupakan awal atau menjadi cikal bakal dari motif hias tumpal yang ada di nusantara,” kata Erwan pada waktu itu. “Kemudian, setelah masuknya pengaruh kebudayaan Hindu, Budha, Islam, dan Nasrani ke nusantara hingga sekarang, motif hias tumpal ini terus mengalami perkembangan. Perkembangan itu banyak dilihat dari penerapan pada bagian-bagian arsitektur, kain tenun, dan perabotan rumah tangga.”

***

Pembicaraan itu sudah hilang setahun lalu, mungkin terbang dibawa pemulung yang ingin terbang ke Amerika menemui Obama, namun gagal karena tak memiliki ongkos tiket pesawat, dan kembali lagi ditiup angin dan hinggap menjadi sebuah lukisan yang kini berada di hadapan saya dan Erwan.

“Kapan dan berapa lama proses pembuatan lukisan Batanghari Sembilan itu?” lanjut saya.

“Lukisan ini dibuat sehari setelah pembukaan pameran. Hanya satu jam, sekitar pukul sepuluh sampai sebelas pagi,” katanya sambil merapikan sedikit kacamata.

“Pertanyaan terakhir, lukisan itu menggunakan bahan apa?

“Cat akrilik di atas kanvas,” jawab Erwan.

Wawancara selesai. Sejam kemudian, Erwan mengajak saya dan pelukis Edy Fahyuni makan empek-empekmodel ikan di kantin Universitas IBA. Ketika menghirup cuka empek-empek, saya baru sadar bahwa lukisan Batanghari Sembilan itu tidak hanya pedas, tapi juga manis, asam, asin. Terlalu beragam rasanya untuk dikatakan. Ah, keberagaman, seringkali menjadi akar dari sebuah persoalan…. dan

***
Dari Hulu air batanghari mengalir meliuk bersama ke Hilir dengan arus dan riak keberagamannya yang tak seragam. Pun, aksara “Kaganga” tak berkehendak menyatusatukan, karenanya ia hanya menjadi pengikat kebersamaan dalam menjunjung tinggi keragaman yang justru menjadi potensi sesungguhnya, seperti yang dikandung bumi pertiwi di setiap jengkal kenusantaraan. (Erwan Suryanegara)


source: http://www.dapunta.com/wow-ada-sembilan-pelukis-melukis-di-satu-kanvas-inikah-indonesia-kita.html

9 Obat Dengan Efek Samping Paling Aneh

Sadarkah anda ketika anda sakit obat apa yang dikonsumsi untuk masa penyembuhan? Biasanya cukup dengan satu obat tertentu, anda sudah merasa baikan atau bahkan telah merasa sembuh.

Nah kali ini, obat-obatan kimia tidak bisa dihindarkan dari efek samping, termasuk obat yang telah dinyatakan aman untuk digunakan oleh FDA.

Akan tetapi, ada beberapa obat dengan efek samping yang cukup aneh.

Dan untuk membantu anda mengenali serta mengendalikan efek samping obat tersebut, berikut 9 obat dengan efek samping paling aneh.

Jika Anda menggunakan salah satu atau beberapa obat berikut dan merasakan efek samping, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

1. Alli

Alli merupakan satu-satunya obat diet, yang dijual di pasaran, yang diterima oleh FDA. Obat ini bekerja dengan cara menghambat penyerapan sebagian lemak yang Anda makan. Akan tetapi, Anda harus mengurangi asupan lemak jika sedang menggunakan obat ini.

Mengapa?

Obat ini akan menyebabkan lemak yang tidak diserap tubuh langsung keluar dari tubuh. Artinya, jika mengonsumsi terlalu banyak lemak, perut akan menjadi kembung, sehingga memicu pembuangan yang sulit dikontrol.

2. Vasotec

Vasotec, obat yang biasa diresepkan dokter untuk mengatasi tekanan darah tinggi dan congestive heart failure, ternyata juga bisa menimbulkan efek samping yang aneh. Pengguna obat ini akan kehilangan kemampuan merasa dan mencium.

3. Lipitor

Lipitor merupakan obat menyerupai statin yang biasa digunakan untuk menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Sayangnya, obat ini juga bisa menyebabkan amnesia pada beberapa kasus.

4. Pepto bismol

Perut Anda mulas,tidak nyaman atau diare? Anda bisa menggunakan pepto bismol untuk mengatasinya. Obat ini juga mudah diperoleh karena tersedia di pasaran. Akan tetapi, Anda harus berhati-hati, obat ini juga menimbulkan efek samping yang aneh sekaligus juga bisa membahayakan. Obat ini bisa membuat lidah berwarna hitam dan berbulu serta membuat kotoran hasil pembuangan berwarna hitam atau abu-abu.

5. Chantix

Chantix merupakan obat yang telah terbukti banyak membantu perokok menghentikan kebiasaan buruk mereka. Akan tetapi, obat ini juga mendatangkan berbagai efek samping termasuk insomnia. Dan jika sudah tertidur pun, Anda mungkin dihantui oleh mimpi buruk.

6. Viagra

Anda pastinya sudah tahu manfat viagra. Akan tetapi, obat ini juga bisa menimbulkan efek samping berupa gangguan penglihatan, dimana semuanya akan terlihat berwarna biru. Hal ini dialami oleh John Pettigrew, 58, seorang tukang pipa air dari Inggris. Akan tetapi, berdasarkan keterangannya, dia mungkin menggunakan pil ini terlalu banyak. Jadi, meskipun Anda menikmatinya, jangan lupa hindari penggunaan berlebih.

7. Xeloda

Xeloda merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi beberapa jenis kanker. Sebagai efek sampingnya, obat ini juga bisa menyebabkan peradangan pada telapak tangan dan kaki yang dikenal juga dengan hand-foot syndrome. Selanjutnya, peradangan ini bisa menyebabkan penebalan dan pengelupasan kulit sehingga bisa menghilangkan sidik jari. Hal ini dialami oleh seorang pasien kanker pengguna xeloda dari Singapura. Laki-laki yang disebut dengan nama “Mr. S” ini sempat ditahan di bandara di Amerika Serikat karena tidak bisa mengambil sidik jarinya.

8. Ambien

Ambien berfungsi membantu penderita insomnia untuk tidur nyenyak. Akan tetapi, beberapa pengguna melaporkan kalau obat ini bisa memicu kebiasan-kebiasaan aneh seperti sleep-eating, sleep-sex, dan sleep-driving. Beberapa pengguna ambien terbangun di tengah malam dalam kondisi tidak sadar seperti dalam mimpi dan makan, minum, mengemudi atau melakukan aktivitas lainnya di tengah malam. Mereka bahkan sama sekali tidak menyadari apa yang mereka lakukan saat terbangun.

9. Mirapex

Kaki yang kelelahan (restless legs) bisa mengganggu tidur malam Anda. Dan mirapex, obat yang digunakan untuk mengatasi parkinson, juga terbukti bisa meredakan gejala-gejala akibat gangguan ini.

Tapi, Anda juga perlu berhati-hati, beberapa pengguna, seperti yang dilaporkan situs foxnews, mengaku mengalami beberapa masalah termasuk peningkatan selera makan berlebih dan peningkatan gairah seksual. Jika merasakan efek samping ini, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

source: http://unikboss.blogspot.com/2010/10/9-obat-obatan-dengan-efek-samping-yang.html