Pages

Rabu, 01 Desember 2010

Jembatan Terpendek Yang Menghubungkan Dua Negara

Dua pulau yang saling berdekatan ternyata berada dalam dua wilayah berbeda. Pulau yang besar berada dalam wilayah Kanada sedang pulau yg kecil berada di wilayah Amerika Serikat. Yang menarik dua pulau beda Negara ini dihubungkan oleh jembatan sepanjang 10 meter. Inilah jembatan internasional terkecil atau terpendek di dunia.

amazing-bridge1
‘Pasangan’ pulau terketak dekat Rockport disebut Zavikon. Dua pulau itu termasuk kumpulan ‘kepulauan seribu’ yang berada di Saint Lawrence River di Teluk Alexandria, perbatasan AS-Kanada.

Persetujuan batas wilayah ini telah disepakati antara kedua Negara-AS dan Kanada-sejak 1793. Namun kedua Negara memutuskan tidak akan membagi dua pulau diperbatasan. Sekitar 2/3 pulau berada di wilayah kanada, 1/3 nya berada di amerika. AS maupun Kanada, menganggap posisi mereka setara dalam hal kepemilikan pulau.

Namun bagi pemandu wisata ini merupakan ‘keuntungan’ karena dari segi pariwisata keberadaan dua pulau ini menjadi sangat unik dan menarik ‘dijual’. Para pemandu wisata ingin jembatan internasional terkecil di dunia diketahui khalayak.

Pulau besar yg diklaim sebagai wilayah kanada dibangun rumah, sementara pulau kecil yg merupakan bagian dari Amerika, berfungsi sebagai halaman belakang rumah.

source: http://bisniskoe80.blogspot.com/2010/11/jembatan-internasional-terkecil-di.html

Piring Ajaib di Musium Keraton Sumenep


Salah satu peninggalan bersejarah yang dipajang di Museum Keraton Sumenep adalah Piring ajaib yang dikenal dengan 'Magic Power'.

Piring ajaib ini merupakan tempat nasi berbentuk oval, bergambar raja Sampang, Condronegoro yang memerintah pada tahun 1830. Piring nasi tersebut diberikan sebagai hadiah pada raja Sumenep ke-32, Sultan Abdurrahman Pakunataningrat(1811-1854).

Guide Museum Keraton, Erfandi, Senin (22/11/10) menjelaskan, piring nasi tersebut bukan piring nasi biasa, dan diyakini punya daya magis tersendiri. "Buktinya, menurut legenda yang tersebar, nasi yang dihidangkan di atas piring tersebut tidak basi meskipun sudah satu minggu," kata Erfandi.

Ditambahkan, piring nasi tersebut biasanya digunakan untuk sajian saat menjamu tamu kerajaan yang datang. "Jadi berdasarkan sejarahnya, karena piring ini memang hadiah khusus dari raja Condronegoro, maka ini merupakan koleksi berharga kerajaan masa itu. Tamu-tamu terhormat akan dijamu dengan hidangan di atas piring ini," ujar Erfandi.

Saat ini piring nasi tersebut dipajang di Museum Keraton Sumenep, karena punya nilai sejarah yang pantas diketahui masyarakat luas. "Termasuk keunikan dan keajaiban piring nasi ini. Ya maklum mbak, jaman dulu kan belum ada 'Magic Jar' seperti sekarang. Yang ada ya'Magic Power' seperti piring ini," pungkas Erfandi sambil tersenyum.

source: http://wisbenbae.blogspot.com/2010/11/ajaib-piring-diberi-nasi-seminggu-tak.html

Pasangan Pengantin Tertinggi Pecahkan Rekor Dunia

Wayne & Laurie (Reuters)
Wayne & Laurie (Reuters) 

LintasCafe - Pasangan pengantin Wayne dan Laurie Hallquist memecahkan rekor sebagai pasangan pengantin tertinggi di dunia.

Setelah tujuh tahun setelah pertemuan pertamanya di acara klub lajang pada sebuah gereja tahun 2003 silam, pasangan ini memutuskan menikah Kamis (18/11) lalu di Museum Hollywood dan sekaligus menerima gelar sebagai pasangan tertinggi di dunia oleh Guinness World Record di tengah resepsi pernikahan mereka, demikian seperti dilansir Reuters.

Tiba dengan mengenakan limousine putih, Wayne tampil gagah dengan balutan tuxedo dan Laurie dengan gaun pengantin yang anggun, keduanya berwarna putih dan tampak serasi dengan tinggi keduanya.

Wayne dengan tinggi 210 cm dan Laurie pasangannya setinggi 197 cm, membuat mereka tampak menjulang diantara para tamu yang hanya rata-rata tingginya.

“Mudah menemukan pasangan saat terpisah diantara kerumunan,” ungkap Laurie, sementara Wayne mengatakan “Gampang melihat kebotakan orang lain tanpa mereka menyadarinya,” ungkapnya sambil bercanda.

Mereka mengakui saling jatuh cinta, salah satunya karena sama-sama merasa tinggi, “kalau dia (Laurie) jalan, semua memandangnya, sementara kalau saya sedang berjalan, semua mata memandangiku,” tuntas Wayne.(deff/LintasCafe)
Wayne & Laurie (photo by Reuters)

source: http://lintascafe.com/2010/11/21/pengantin-tertinggi-di-dunia/

inilah Pasar Besar Yang menyediakan Menu Ekstren







Menahan Napas Lihat Pasar Hewan dan Menu Ekstrem Tomohon
Paniki Dimasak Santan, RW Selera Pedas

Saat menonton tayangan Fear Factor, kita kadang ngeri melihat orang-orang disuruh makan ulat, kecoa, dan makanan ekstrem lain. Sesungguhnya, di negeri ini ada warga yang terbiasa menyantap makanan yang bisa dikategorikan ekstrem.

BAGI sebagian besar orang, Sulawesi Utara sering diidentikkan dengan 3B (Bubur Manado, Boulevard, dan Bunaken). Tapi, Sulut juga kaya budaya dan keindahan alam.

Bahkan, kalau mau mencoba yang tidak biasa, salah satu daerah di Sulut juga menawarkan wisata ekstrem. Tapi, jangan bandingkan wisata ekstrem di sana dengan arung jeram, bungee jumping, atau panjat tebing. Yang ektrem di sana justru pasar, tepatnya Pasar Hewan Tomohon, dan wisata kuliner.

Penasaran? Jika tidak sedang macet, Tomohon bisa dicapai dalam 30-40 menit dari Manado. Jalannya yang menanjak dan berkelok-kelok menawarkan sensasi petualangan. Dalam perjalanan ke Tomohon itu, kita bisa melihat Teluk Manado dari ketinggian. Sungguh elok.

Wisatawan yang berniat ke Tomohon banyak yang memilih menginap di Manado. Tapi, bila ingin menikmati suasana malam Tomohon, banyak juga resort dan cottage di kaki Gunung Lokon dan Mahawu itu.

Yang menginap di Manado biasanya wisatawan yang mengikuti biro perjalanan. Jadi, segala akomodasi dan transportasi sudah diurus biro perjalanan.

Bila tidak ikut tur, Tomohon bisa dicapai dengan bus dari Terminal Karombasan, Manado. Tarifnya Rp 6 ribu per orang. Bus akan berhenti di Terminal Beriman Tomohon. Dari sana, kita cukup jalan kaki ke Pasar Beriman Tomohon di Kelurahan Paslaten, Kecamatan Tomohon Timur. Sebab, terminal dan pasar itu bersebelahan.

Yang perlu diingatkan, mungkin, siap-siap mental dulu sebelum masuk Pasar Tomohon. Sekadar ilustrasi, banyak wisatawan asing yang datang ke sana yang akhirnya memutuskan tidak jadi masuk pasar. ''Mereka bilang kasihan melihat hewan-hewan ini dibunuh, dibakar, dipotong-potong, dan dijual untuk dimakan,'' ujar Karel Kaunang, salah seorang penjual kelelawar (biasa disebut paniki) di pasar Tomohon.

Kelelawar? Itu memang keunikan Pasar Tomohon. Yang dijual di sana adalah daging hewan yang, di sebagian besar masyarakat di negeri ini, tidak biasa dikonsumsi. Kelelawar, di sana disebut paniki, hanya salah satunya. Di Pasar Tomohon juga dijual daging ular piton, anjing (biasa disebut RW), babi, bahkan kera. Wow!

Ngeri? Sebetulnya, ada dua pasar yang tiap hari menjual daging hewan tak biasa itu di Sulut. Yakni, Pasar Beriman Tomohon dan Pasar Langowan. Namun, yang sering dikunjungi wisatawan memang Pasar Beriman Tomohon.

Di sana, daging binatang-binatang tersebut biasa disajikan sebagai menu utama saat ada hajatan. Misalnya, perayaan ulang tahun, pernikahan, atau syukuran rumah baru. Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon pun selalu menghidangkan masakan ekstrem itu tiap menggelar hajatan. Wali Kota Tomohon Jefferson Soleman Montesque Rumajar memang doyan masakan tersebut.

Memasaknya? Paniki, tikus, dan ular piton biasa dimasak dengan santan. Sedangkan RW umumnya dimasak pedas. ''Biasanya, seekor anjing membutuhkan satu liter rica (cabe merah, Red). Rasanya akan tambah strong jika disiram satu sloki cap tikus,'' tutur Artur Rotinsulu, warga Tomohon yang mengaku menyiapkan anggaran khusus untuk menghidangkan menu-menu ekstrem tersebut. Cap tikus yang dia sebut itu adalah minuman keras khas Manado yang terbuat dari aren.

Khusus daging babi, banyak pilihan cara memasak. Misalnya, dibakar (satey ragey), dimasak di bambu (tinorangsak, pangi), atau dimasak loba (dengan kecap manis dan gula aren). Bahkan, seekor babi kadang dipanggang sekaligus (babi guling) dengan ditaburi mentega dan perutnya diisi sayuran.

Daging kelelawar, tikus, RW, dan ular piton harus dibakar dulu sebelum dimasak. Membakarnya juga sampai gosong untuk memastikan daging benar-benar masak. Setelah itu, baru daging tersebut dipotong-potong untuk dimasak. "Kalau daging kelelawar harus direbus lagi sekitar dua jam," terang Vera Ruus, salah seorang tukang masak asal Kelurahan Kakaskasen.

Tentu pengunjung yang ingin mencicipi menu ekstrem tersebut tidak perlu beli daging di Pasar Tomohon, lalu memasaknya sendiri. Di Tomohon, Manado, dan daerah lain di Sulawesi Utara ada rumah makan yang menjual menu ekstrem itu. Sebut, misalnya, RM Megfra, Heng-Mien, Tinoor Jaya, Nathan, Pemandangan, Imanuel Ragey, dan Kawangkoan Ragey.

Rumah makan yang menyajikan menu ektrem tersebut umumnya berdiri di sepanjang jalan Manado-Tomohon. Wisatawan bisa mencicipinya sambil menikmati pemandangan Kota Manado dari ketinggian.

Yang ingin mencicipi menu tersebut disarankan mampir ke rumah makan sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Tomohon. Sebab, jika telanjur melihat daging hewan-hewan itu di pasar, dikhawatirkan wisatawan jadi ngeri memakannya

source: http://www.slowbos.com/showthread.php?50321-Inilah-Pasar-Besar-dengan-Menu-Terekstrem-Di-Indonesia-Wajib-Mampir-Gan!&p=64163#post64163