Pages

Senin, 29 November 2010

Galeri Foto Pernikahan Kiki Amalia - Markus Horison

Aktris Kiki Amalia akhirnya dipersunting pesepakbola Markus Horison. Akad nikah berlangsung sederhana di Kriya Asri, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (27/11).

GB
Kiki mengaku sedih karena melepas masa lajangnya. Namun ia senang akhirnya membina rumah tangga dengan pria yang biasa disapa Haris tersebut.


GB
Mas kawin Kiki 88 real. Angka 88 adalah angka keberuntungan Kiki sementara mata uang Saudi Arabia dipilih karena Kiki mengidolakan Nabi Muhammad.


GB
Usai acara akad nikah Haris pun harus segera kembali ke Bandung. Ia tengah dalam persiapan pertandingan bersama timnas. Haris hanya diberi waktu satu hari libur.


GB
Untuk sementara Kiki akan tinggal di Bandung mendampingi suaminya yang adalah anggota tim sepakbola Persib tersebut.

Sumber : detikhot.com

10 Alasan Mengapa Anggota DPR Tidur saat Sidang

Anggota DPR banyak yang tertangkap kamera tidur saat sidang. Apa alasan mereka tidur? Ini dia 10 alasan kocaknya. Mudah-mudahan alasan di bawah ini tidak benar, jadi kita mengharapkan anggota DPR tidak tidur saat sidang.

 
1. Anggota DPR selalu menghargai nasehat orangtua. Kata orang tua tidur siang itu penting dan sehat, supaya terhindar dari penyakit berbahaya dan awet muda.
2. Tidur tidak tidur, mereka dibayar. Jadi, lebih baik tidur
3. Pasti akan gantuk mendengar pembicaraan berbelit, tidak berisi, penuh daya khayal, munafik, berliku, kaku, tak ada tujuan pasti arahnya,
4. Kalau ingin menjatuhkan musuh besarnya seperti seperti Sri Mulyani anggota DPR pasti bersemangat dan pantang menyerah. Dijamin 7 hari 7 malam melek terus karena demi memperjuangkan kepentingan dirinya dan partainya,
5. Tidak semua anggota DPR tidur. Mereka hanya tidur bila bicara soal rakyat. Tapi bila sudah bicara tentang duit, gaji, tunjangan, posisi jabatan, proyek, matanya melek smua hingga dinihari.
6. Mereka tidak tidur. Mereka sedang merenung dan bermimpi bagaimana agar rakyatnya dan dirinya tambah kaya, setidaknya balik modal, k
7. Karena yang dibahas dalam sidang tidarena gajinya banyak disetor ke kas partai, bayar cicilan vila dan mobil mewah, dan konstituen! Pada saat yang sama gerak mereka tak bebas lagi setelah ada KPK.ak menyangkut kepentingan diri sendiri dan partainya. Seandainya menyangkut individu dan partai, pasti diskusi dan interupsi tak pernah putus.
8. Ruang sidang sangat nyaman tempatnya dingin harum dan kursinya nyaman sekali. Makanya kalo sudah duduk lupa berdiri.
9. Mereka memikirkan nasib bangsa ini tanpa henti. Jadi kalo pas sidang mereka tidur kelelahan, biar masyarakat bisa melihat betapa “capek” mengurus bangsa ini.
10. DPR selalu menjujung tinggi hukum dan undang-undang dalam setiap mengemukakan pendapat. Dalam aturan tata tertib persidangan, hanya dilarang mengganggu jalannya sidang. Sehingga, tidur saat sidang tidak melanggar aturan dan undang-undang.

Anggota DPR : "Rp. 800 Juta Cuma Receh"

Anggota BK DPR yang pelesiran ke Turki di sela-sela kunjungan ke Yunani berharap tindakan mereka tidak dipermasalahkan terus. Di tengah serbuan kritik, mereka beranggapan kunjungan ke Turki tetap ada manfaatnya.

"Kenapa yang receh-receh kita pergi cuma habiskan Rp 800 juta dipermasalahkan. Padahal banyak manfaatnya," ujar Wakil Ketua BK DPR, Nudirman Munir, dalam diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (26/11/2010).

Salah satu hasil positif adalah BK DPR berhasil mempromosikan furnitur dalam negeri. Padahal tujuan utama kunjungan kerja mereka adalah studi kode etik.

"Kami berhasil membawa 17 buyer mau membeli furnitur ratusan miliar ke Indonesia," pamer Nudirman.

Saat ini Nudirman bersama 7 anggota BK lainnya dalam proses investigasi. 8 anggota BK DPR ketahuan pelesiran ke Turki selama dua hari usai studi banding ke Yunani.

Mereka mengakui sempat berjalan-jalan ke Istana Raja Turki di Istanbul. Mereka juga sempat disuguhi tari gadis berbaju kurung di Yunani.

Saat ini pimpinan DPR tengah membahas perombakan BK. BK dinilai telah gagal mengawal etika dewan yang seharusnya mereka junjung tinggi.

Sumber : http://www.detiknews.com/read/2010/11/26/160236/1503436/10/pelesiran-ke-turki-dpr-gaet-peminat-furnitur-indonesia

Miskin, Enam Tahun Tinggal di Pohon



Seorang warga di Kampung Pelita Sulawesi Selatan, terpaksa tinggal di atas pohon setinggi 6 meter, karena sudah tidak mempunyai harta benda usai menjadi Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia.

Sudah 6 tahun, Daeng Ngali, tinggal bersama 4 orang anaknya diatas pohon mangga, dalam gubug yang berukuran dua kali tiga meter. Gubuk ini hanya terbuat dari pohon bambu yang beralaskan kardus tua.

Dalam sehari-harinya, Daeng Ngalli, bekerja sebagai tukang becak dan buruh sawah. Ia hanya mampu memberikan makanan mie instan kepada keluarganya.

Karena kemiskinannya, keluarga ini kadang tidak makan hingga dua hari. Mereka bisa makan jika mendapat suplai dari tetangganya.

Selama tinggal di atas pohon, keluarga ini belum mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat.

Keluarga ini sudah tidak memiliki harta benda lagi, setelah Daeng Ngalli menghabiskan uangnya untuk menjadi TKI di Malaysia, gagal.